Sentra Timur Residence Mutiara Di Koridor Jakarta Timur

3D Sentra Timur Superblock

Sentra Timur Residence Mutiara Di Koridor Jakarta Timur

Oleh: Koran Sindo | Rabu, 07 Juni 2017 - 19:00 WIB

Pergerakan pasar properti di Jakarta mengarah ke Jakarta Timur dengan potensi yang sangat luar biasa. Bukan tanpa alasan, banyak faktor yang mendukung Jakarta Timur sebagai arah perkembangan properti saat ini di Jakarta.



Secara umum, pasar properti Jakarta masih tetap menjanjikan sebagai barometer pusat bisnis dan perekonomian Indonesia. Selain pergerakan ke barat dan selatan ke arah TB Simatupang, pergerakan di koridor timur menunjukkan potensi yang menjanjikan. Rencana infrastruktur disertai dengan harga tanah yang relatif masih rendah dibandingkan dengan wilayah Jakarta lainnya, memberikan peluang bertumbuhnya pasar lebih tinggi.



Saat ini ketertinggalan Jakarta Timur dibandingkan wilayah lainnya lebih karena minimnya jaringan infrastruktur di wilayah ini dibandingkan wilayah lainnya. Hal ini membuat pasaran harga tanah perumahan di Jakarta Timur jauh tertinggal dibandingkan wilayah lain, yaitu rata-rata sebesar Rp7,9 juta per meter persegi (m2), dibandingkan Jakarta Barat Rp 13,2 juta/m2, Jakarta Utara Rp 17,1 juta/m2, Jakarta Selatan 17,9 juta/m2, dan Jakarta Pusat Rp18,7 juta/m2. Beberapa pengembang di wilayah ini masih menawarkan harga rumah di kisaran Rp1 miliar-Rp2 miliar yang terbilang masih cukup rendah untuk ukuran rumah di DKI Jakarta.



“Dengan munculnya potensi pembangunan infrastruktur di koridor timur Jakarta, maka pergerakan harga tanah di Jakarta Timur mulai terlihat. Berdasarkan analisis yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan harga tanah perumahan di Jakarta Timur menempati urutan tertinggi sebesar 5,58% per tahun,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranganda, saat dihubungi, kemarin. Sementara Jakarta Selatan hanya 4,19%, Jakarta Pusat 4,19%, Jakarta Barat 4,15%, dan Jakarta Utara 2,85 persen. Beberapa wilayah di Jakarta masih diwarnai koreksi harga karena kenaikan yang terlalu tinggi dalam periode 2010- 2012. Masih belum terkoneksinya ruas-ruas tol di koridor timur membuat banyak potensi pasar properti yang belum muncul di Jakarta Timur.



Namun demikian, dengan terhubungnya tol Cakung ke Cilincing-Tanjung Priok akan memberikan potensi yang luar biasa bagi pertumbuhan pasar properti di wilayah sekitarnya. Meskipun wilayah lainnya masih berpotensi untuk berkembang, dengan harga tanah yang sudah tinggi, maka perkembangan properti lebih ke arah vertikal. Namun, untuk pergeseran pasar perumahan landed sangat dimungkinkan ke arah koridor timur Jakarta.



Potensi yang cukup besar dengan hadirnya jalur mass rapid transit (MRT) di Jakarta Selatan, masih belum dapat mengalahkan potensi Jakarta Timur. Dalam perkembangannya, selain pasar perumahan landed yang masih terbuka lebar di Jakarta Timur, khususnya di segmen menengah atas, pasar apartemen dan komersial pun akan semakin berkembang mengejar ketinggalannya dibandingkan dengan wilayah lainnya. Sebagai salah satu arah pelebaran wilayah dari Kelapa Gading yang terus mengarah ke timur melewati Pulogadung dan Cakung, Jakarta Timur juga menyimpan potensi arah perkembangan dari CBD Jakarta yang terus mengarah ke Cawang ke arah jalur light rail transit (LRT).



“Melihat hal tersebut, maka hampir sebagian besar kawasan Jakarta Timur mempunyai potensi yang tinggi,” sebutnya. Salah satunya Sentra Timur Residence yang merupakan proyek kerja sama operasi (KSO) antara Perum Perumnas dan PT Bakrieland Development Tbk berada di kawasan terintegrasi 40 hektare (ha), Sentra Timur Superblock. Sentra Timur Residence dibangun di atas lahan seluas 8 hektare yang di dalamnya terdapat hingga 15 menara. Dari 15 menara tersebut, hingga saat ini Sentra Timur Residence telah membangun 2.357 unit apartemen dan kios dalam 6 tower pertama dengan nama tower sebagai berikut, Grey Tower (28 lantai), Yellow Tower (23 lantai), Green Tower (23 lantai), Orange Tower (23 lantai), Ruby Tower (28 lantai), dan Tosca Tower (23 lantai).



Tower Tosca merupakan menara penutup dari rangkaian pembangunan tower tahap ke-1 apartemen Sentra Timur Residence. Tower Tosca telah diserahterimakan pada 26 Mei 2016 lalu. Total sudah 2.357 unit apartemen diserahterimakan secara tepat waktu. Project Director Sentra Timur Residence Windoko mengatakan, saat ini Sentra Timur Residence tengah memasarkan rangkaian apartemen tahap ke-2. Dimulai dari Tower Sapphire yang telah dipasarkan pada April 2016 dan telah melaksanakan groundbreaking pada 26 Februari 2017.



Perbedaan Sapphire Tower dari tower sebelumnya adalah desain fasad atau tampak muka tower ini lebih modern karena banyak dipengaruhi unsur kaca. Untuk interior pun jauh berbeda. “Tower Sapphire yang memiliki 607 unit apartemen yang terdiri dari 2.032 unit apartemen yang dikembangkan pada tahap II dan kios dengan luas bangunan 26.388 meter persegi dan terdiri dari 28 lantai,” sebutnya.



Untuk unit existing (tower tahap 1) telah terjual 98% dari 2.357 unit dan telah dihuni sekitar 1.908 kepala keluarga. Sebagai apartemen yang terletak di kawasan berkembang, Sentra Timur Residence telah diakui memiliki keunggulan pada nilai investasi yang tinggi. Ini dibuktikan dengan meningkatnya harga nilai jual unit apartemen yang hampir mencapai hingga 300% dari sejak 2008. Pertama kali dipasarkan harga unit Apartemen Sentra Timur Residence berkisar Rp90 jutaan, kini kisaran harga jual apartemen Sentra Timur Residence melonjak menjadi Rp300 jutaan.



Deputy Project Director Sentra Timur Superblock Suprayitno Rais mengatakan, di kawasan Sentra Timur juga telah diresmikan Masjid Sentra Timur pada Juni 2014, Masjid 2 lantai yang megah berdiri di atas lahan seluas 990 meter persegi dengan luas bangunan 1.020 meter persegi dan mampu menampung hingga 1.165 jamaah. Sentra Timur Residence segera akan merealisasikan fasilitas area parkir semibasement serta fasilitas bermain dan rekreatif yang lokasinya berada di antara pelataran Tower Green dan Tower Ruby dan kini dalam tahap pembangunan.



Parkir semibasement ini diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dengan luas kurang lebih 735 m2 yang dapat menampung sekitar 250 unit kendaraan bermotor. “Dilengkapi dengan kawasan ruko (commercial park ), untuk lingkungan sekitar, ke depannya akan dibangun kawasan bisnis CBD 1 dan CBD 2 sebagai kawasan yang paling lengkap di Jakarta, katanya. Sentra Timur Residence memiliki akses dan fasilitas terlengkap. Busway Koridor XI telah beroperasi dengan rute Kampung Melayu-Pulo Gebang. Telah beroperasi akses pintu tol langsung Sentra Timur Pulogebang.



Terminal Modern Sentra Timur yang telah resmi beroperasi dan menjadi terminal termegah se-Asia Tenggara. Dengan daya tampung terminal hingga 2.977 unit kendaraan bus (termasuk busway serta bus luar kota dan dalam kota). Kereta dari Stasiun Cakung dapat mencapai Dukuh Atas hanya dalam waktu 25 menit. Shuttle bus gratis beroperasi melintasi rute halte busway , stasiun, perkantoran, dan mal terdekat. 

Klik link url:

 

Majalah Property&bank Usung Konsep TOD SENTRA TIMUR RESIDENCE BEBAS MACET
rri.co.id Sentra Timur Residence, Solusi Mempunyai Tempat Tinggal bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah 
suara.com Harga Apartemen Sentra Timur Residence Melonjak Rp300 Jutaan
koranaktual.com Harga Apartemen Sentra Timur Residence Melonjak Rp300 Jutaan
suara.com Inilah Beragam Fasilitas Untuk Anda di Sentra Timur Residence
rumah.com Kehadiran Superblock dan Gairah Pasar Properti Jakarta Timur
Koran Poskota Sentra Timur Superblock Ikon Baru Kota Di Jaktim
Koran Sindo Sentra Timur Residence Mutiara Di Koridor Jakarta Timur 
koran-sindo.com Mutiara di Koridor Jakarta Timur
republika.co.id Berinvestasi di Tepi Timur Kota Jakarta
gardarakyat.com Berinvestasi di Tepi Timur Kota Jakarta
indoberita.co Berinvestasi di Tepi Timur Kota Jakarta
ekbis.sindonews.com Superblok Prestisius Ada di Jakarta Timur

berita lainnya

Sapphire Superblok Sentra Timur Rampung Akhir 2017
Sapphire Superblok Sentra Timur Rampung Akhir 2017

Selasa, 20 Juni 2017 - 19:44 WIB

“Bila topping off dapat dicapai November 2017, maka kami semakin optimis bahwa serahterima kunci bisa…

Harga Unit Tower Sapphire Dibanderol di Bawah Rp400 Juta
Harga Unit Tower Sapphire Dibanderol di Bawah Rp400 Juta

Selasa, 22 Maret 2016 - 17:28 WIB

PT Bakrie Pangripta Loka bersama dengan Perum Perumnas bekerja sama untuk ‎membangun apartemen…

SUPERBLOK PRESTISIUS DI JAKARTA TIMUR
SUPERBLOK PRESTISIUS DI JAKARTA TIMUR

Jumat, 05 Januari 2018 - 11:45 WIB

Seiring semakin terbatasnya lahan untuk keperluan komersial di Jakarta, pengembangan kawasan dalam konsep…